Sabtu, 16 Juni 2012

si tangan hangatku

untuk lelaki jelek yang akan selalu ku ingat

ini sudah 2 bulan 21 hari sejak kau melangkahkan kakimu untuk pergi dari kehidupanku. apa kabar jelek?
aku tak pernah lagi mendengar nada dering pesan khusus untukmu berbunyi di handphone-ku lagi. aku tak pernah lagi mendengar nada dering panggilanmu memanggilku lewat handphone itu lagi. hey, aku merindukan suaramu. tahukah kau, otakku tak pernah lelah memutar film tentangmu.

jelekku, miliki mata yang indah

terkadang saat ingin memejamkan mata ini, gambar matamu terlihat begitu jelas. tajam dan hitam yang dibingkai dengan alis mata yang tebal. sayang, mata indahmu tak lagi milikku. hey, kelak jagalah ia agar selalu tampak indah ya?
entah sudah berapa ratus jam aku selalu memikirkanmu, dan menceritakan tentangmu kepada Tuhan. aku selalu mencintai dan memelukmu dalam doa. adakah sedikit rindu yang kau sisakan untukku?
aku merasa kehilangan, dan itu kamu. aku benci untuk merasakan rasa kehilangan itu (lagi).

sejak itu, aku seakan lupa bagaimana caranya untuk tersenyum, bagaimana caranya untuk tertawa lepas. karena bagiku kaulah alasan ku untuk bisa tersenyum. miris ya?!
aku mencintaimu tanpa mengapa, tanpa tetapi dan tanpa tanda tanya lainnya. karena bagiku takkan pernah ada alasan untuk ku mengapa aku begitu menyayangi.

hujan selalu indah, seindah kau

aku tak mengerti, apa maksud Tuhan selalu menurunkan hujan saat aku menangis. aku tak pernah lupa, hujan selalu miliki cerita untuk buat kita tersenyum (dulu). aku tak tau, apakah tangisku begitu menggema langit hingga gemuruh mengundang hujan untuk ikut jatuh membasahi bumi dan membasahi pipiku.

si tangan hangat(ku)

aku bahkan selalu ingat, betapa tanganmu selalu hangat dalam kondisi apapun. kau memiliki tangan yang sangat indah untuk ukuran lelaki. tanganmu selalu hangat, selalu saja terasa hangat. entah untuk keberapa kalinya aku berharap agar aku bisa menggenggam tangan hangatmu (lagi).

dan lagi, otakku kembali memutarkan film tentangmu. pernahkah sedikit saja aku singgah ke dalam pikiranmu? salahkah aku jika diam-diam aku masih selalu membaca sms-sms darimu yang tak pernah ku hapus? perlahan airmata jatuh saat aku membacanya. aku selalu menyegerakan untuk menyudahi membaca sebelum tangis itu meledak (lagi).
mungkin getarannya belum cukup untuk membuatmu menyadarinya, betapa aku selalu merasa sesak saat aku menahan rasa rindu yang akan selalu tertahan ini.

pada akhirnya, rasa rindu yang tertahan ini akan sekarat dan mendekati airmata.
selamat tidur jelek(ku), semoga Tuhan selalu menjagamu dalam naunganNya, setidaknya untukku.


berawal di 25 dan berakhir di 26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Free Mickey Mouse Walk Cursors at www.totallyfreecursors.com